Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Minahasa » Rujak, Jalan Rusak, dan Dompet Pribadi Martin Tumbelaka

Rujak, Jalan Rusak, dan Dompet Pribadi Martin Tumbelaka

  • account_circle Anes Walean
  • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PASSO, POJOKSULUT.COM – Bagaimana cara terbaik menikmati rujak? Bagi Martin Daniel Tumbelaka, jawabannya adalah sambil melihat jalan aspal yang sedang direnovasi.

Di atas tanah kelahirannya. Di Desa Passo, Kecamatan Kakas Barat.
​Kamis, 28 Mei 2026, udara Minahasa cukup hangat.

Martin, anggota Komisi III DPR RI yang membidangi penegakan hukum, memilih pulang kampung.

Bukan untuk pelesiran mewah. Ia datang mengenakan baju santai, berdiri di tepi jalan, mengunyah rujak buah bersama warga.

​Namun, mata politikus Gerindra itu tidak lepas dari lokasi perbaikan jalan dan jembatan di depannya.

Semua biaya renovasi jalan itu keluar dari satu sumber: dompet pribadi Martin.

​”Ini murni uang pribadi beliau,” ujar Hukum Tua Nelfin Mamentu.

Nelfin tidak bisa menyembunyikan rasa syukurnya.

​Ceritanya sederhana. Sebagai putra daerah, Martin sering pulang ke Passo. Jalur di Kakas Barat itu adalah rute hariannya saat mudik.

Martin tahu persis bagaimana rasanya melintasi jalan berlubang. Ia paham betul ancaman keselamatan yang mengintai warganya setiap hari.

​Maka, Martin tidak menunggu sidang paripurna di Jakarta. Ia tidak mengajukan proposal birokrasi yang panjang.

Responsnya instan. Eksekusi langsung berjalan.

​Sore itu, di sela kunyahan rujaknya, Martin hanya tersenyum melihat jembatan yang mulai diperbaiki.

Bagi seorang legislator, hukum tertinggi memang keselamatan rakyat.

Dan kadang-kadang, menegakkan hukum itu harus dimulai dari merenovasi jalan kampung halaman sendiri. (nes)

  • Penulis: Anes Walean

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Urusan Murid Baru dan Jalan Sehat Tondano

    Urusan Murid Baru dan Jalan Sehat Tondano

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 19
    • 0Komentar

    MINAHASA, INTANA.NEWS – ​Jumat pagi itu, Lapangan Sam Ratulangi di Tondano tampak beda. Lebih ramai. Lebih berenergi. ​Ada acara jalan sehat di sana. Segar. Bikin berkeringat. ​Yang punya hajat, Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa. Pesertanya? Para aparatur di lingkungan pendidikan Kabupaten Minahasa. Biar sehat. Biar bugar. ​Sebab, kata Martina W. Dondokambey-Lengkong, tubuh yang sehat itu modal […]

  • Danramil 06/Tomohon Mayor Donny Lumenta Kawal Penyerahan Bantuan HUT Kodam Merdeka

    Danramil 06/Tomohon Mayor Donny Lumenta Kawal Penyerahan Bantuan HUT Kodam Merdeka

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 7
    • 0Komentar

    TOMOHON, POJOKSULUT.COM — Danramil 06/Tomohon Mayor Inf Donny Lumenta mendampingi penyerahan bantuan sosial bagi warga Tomohon, Senin (15/6/2026). ​Hal tersebut dilakukan guna mengawal jalannya anjangsana Danrindam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wempy Ramandei dalam rangka peringatan HUT ke-68 Kodam XIII/Merdeka. Dalam prosesnya, Mayor Donny memimpin koordinasi di lapangan bersama unsur Rindam, Babinsa, dan pemerintah kelurahan setempat. Rombongan […]

  • Satgas TMMD Kodim 1302/Minahasa Kebut Pengerasan Jalan Desa Watuliney

    Satgas TMMD Kodim 1302/Minahasa Kebut Pengerasan Jalan Desa Watuliney

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 22
    • 0Komentar

    ​MITRA, POJOKSULUT.COM – Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa ke-128 Kodim 1302/Minahasa mengebut pengerasan jalan di Desa Watuliney, Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara, Rabu (20/5/2026). Langkah cepat ini dilakukan guna mempercepat akses transportasi warga setempat. ​Pembangunan infrastruktur tersebut fokus pada pengerasan badan jalan yang menjadi jalur utama ekonomi. Akibat kondisi jalan yang sebelumnya rusak, mobilitas […]

  • Jembatan Perintis Garuda Capai 70 Persen, Kesejahteraan Warga Desa Lompad Lama di Depan Mata

    Jembatan Perintis Garuda Capai 70 Persen, Kesejahteraan Warga Desa Lompad Lama di Depan Mata

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 9
    • 0Komentar

    MINSEL, POJOKSULUT.COM – Sertu Novi berdiri di Desa Lompad Lama, Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Rabu, 3 Juni 2026 pukul 09.43 WITA. Matanya menatap proyek yang sedang berjalan. Jembatan Perintis Garuda. Progres fisiknya kini sudah mencapai sekitar 70 persen. Perkembangan yang positif. ​Sebagai Babinsa Kodim 1302/Minahasa, Sertu Novi melakukan pengawalan langsung. Ini bentuk komitmen […]

  • Semangat Piala Dunia Satukan TNI dan Masyarakat di Koramil Tomohon

    Semangat Piala Dunia Satukan TNI dan Masyarakat di Koramil Tomohon

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Sudirman Dirman
    • visibility 7
    • 0Komentar

    TOMOHON,POJOKSULUT.COM– Koramil 1302-06/Tomohon melaksanakan kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 antara tim nasional Inggris dan Ghana, yang berlangsung di Markas Koramil 1302-06/Tomohon mulai pada Rabu, 24 / 06 / 2026 Pukul 04.00 WITA hingga 06.00 WITA. Nobar tersebut dihadiri oleh 23 penonton yang terdiri dari 3 personel TNI dan 20 warga sipil. Suasana […]

  • Ketum Waraney Puser In’Tana: Jaga Adat dan Kedamaian, Warga Jangan Mudah Terprovokasi

    Ketum Waraney Puser In’Tana: Jaga Adat dan Kedamaian, Warga Jangan Mudah Terprovokasi

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 20
    • 0Komentar

    MANADO, POJOKSULUT.COM – ​Rencana kedatangan Ustaz Abdul Somad (UAS) ke Kotamobagu memicu respons cepat dari tatanan masyarakat adat. Dewan Pengurus Besar (DPB) LSM Adat Waraney Puser In’Tana Toar Lumimuut Sulawesi Utara langsung mengeluarkan pernyataan sikap resmi, Sabtu, 23 Mei 2026. Langkah ini menjadi bukti bahwa masyarakat lingkar adat tidak mau kecolongan dalam menjaga kedamaian regional. […]

expand_less