Karya Bakti Kodim 1302/Minahasa: Merajut Nilai Pluralisme dari Dinding Santa Rosa Delima
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TONDANO, POJOKSULUT.COM — Di tengah tantangan zaman untuk terus merawat tenun kebangsaan, sebuah potret kerukunan yang sejuk kembali dipertontonkan di Tanah Minahasa.
Komando Distrik Militer (Kodim) 1302/Minahasa mengerahkan personelnya untuk membantu renovasi dan pembersihan Gereja Katolik Paroki Santa Rosa Delima di Kelurahan Watulambot, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa, Selasa (16/6/2026).
Langkah taktis ini diambil sebagai bagian dari program kerja bakti TNI untuk mendukung percepatan pembangunan fasilitas umum dan rumah ibadah di wilayah tersebut.
Namun, lebih dari sekadar urusan semen dan batu, aksi ini membawa pesan kuat tentang pentingnya merawat toleransi.
Sejak pukul 08.10 WITA, pelataran gereja telah dipenuhi oleh sinergi elemen bangsa.
Kodim 1302/Minahasa memimpin koordinasi di lapangan dengan melibatkan sekitar 60 orang.
Mereka merupakan gabungan dinamis dari prajurit Kodim, personel Yonif TP 916/Bara Sakti, serta umat paroki setempat.
Usai apel kesiapan yang berlangsung singkat dan khidmat pada pukul 08.12 WITA, seluruh taksonomi kerja langsung digerakkan.
Personel dibagi ke dalam beberapa sektor kerja yang meliputi pembersihan area luar gereja hingga pengangkutan material bangunan secara bergotong royong bersama warga.
”Kami berharap kehadiran personel Kodim di tengah masyarakat tidak hanya membantu percepatan pembangunan fisik gereja, tetapi juga mempererat hubungan harmonis dan semangat gotong royong di daerah ini,” ujar Perwira Seksi Logistik (Pasi Log) Kodim 1302/Minahasa, Kapten Arm Joni.
Sekretaris Paroki Santa Rosa Delima Tondano, Debby Nelwan, yang turut mendampingi proses renovasi, menyatakan rasa terima kasihnya atas dukungan moril dan tenaga dari para prajurit.
Bantuan ini dinilai sangat berarti bagi jemaat yang mendambakan rumah ibadah yang representatif guna menunjang kegiatan spiritual mereka.
Bagi Kodim 1302/Minahasa, kegiatan karya bakti ini bukan sekadar menjalankan agenda rutin, melainkan pengejawantahan dari metode pembinaan teritorial yang humanis.
Di sinilah esensi kemitraan strategis antara TNI dan rakyat diuji dan diperkuat.
Melalui kerja bersama yang melintasi sekat-sekat perbedaan ini, nilai-nilai toleransi dan persatuan antarelemen di Minahasa tidak hanya dibicarakan dalam seminar-seminar formal, melainkan dirawat secara nyata dan berkelanjutan di atas tanah Minahasa yang penuh berkat. (*)
- Penulis: Anes Walean

Saat ini belum ada komentar