Kodim 1302/Minahasa Pacu Pembangunan Jembatan Perintis Garuda
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA SELATAN, POJOKSULUT.COM – Babinsa Kodim 1302/Minahasa Sertu Novi mengawal pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Lompad Lama, Ranoyapo, Minahasa Selatan, Selasa (2/6/2026).
Progres fisik infrastruktur penyeberangan Sungai Ranoyapo tersebut kini telah menyentuh angka 69 persen.
Jembatan ini memiliki panjang 50 meter dengan lebar 1,2 meter. Oleh karena itu, kehadirannya menjadi krusial untuk memotong urat nadi isolasi geografis wilayah setempat.
Hubungan antar-desa yang semula terhambat arus sungai kini mulai menemukan titik terang kelancaran mobilitas.
Pekerjaan harian saat ini berfokus pada dua titik kritis. Di satu sisi, pekerja menggeser material pasir dan batu kerikil untuk membangun pylon (tiang penyangga utama).
Di sisi lain, mereka melepaskan papan mal bekisting (cetakan sementara penahan beton).
Secara teknis, pylon berfungsi menahan beban ketegangan kabel jembatan.
Sementara itu, pelepasan bekisting harus menunggu beton mengeras sempurna agar struktur tidak retak.
Akibatnya, ketepatan waktu dalam proses ini sangat menentukan kekuatan akhir jembatan.
Meskipun demikian, proyek ini tidak berjalan tanpa hambatan. Cuaca buruk menjadi tantangan utama di lapangan.
Hujan deras yang sering turun mendadak menyebabkan debit air Sungai Ranoyapo fluktuatif, sehingga mengancam keselamatan pekerja.
Namun, Sertu Novi menegaskan bahwa pengawasan terus berjalan demi menjaga tenggat waktu. (nes)
- Penulis: Anes Walean

Saat ini belum ada komentar