Pesta Miras Berujung Bogem Mentah, Dua Pemuda Diciduk Resmob Minahasa
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
- visibility 35
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA, INTANA.NEWS – Tim Resmob Polres Minahasa meringkus terduga dua pemuda pelaku pengeroyokan terhadap Frischo Valdano (31) di Tondano Selatan, Sabtu dini hari, 23 Mei 2026.
Penangkapan dipimpin langsung Kanit Resmob Aipda Hendra Mandang tak lama setelah korban melapor.
Kejadian bermula dari kumpul-kumpul sambil menenggak minuman keras (miras) di sebuah rumah kos.
Menurut keterangan polisi, pelaku berinisial CL (34), tiba-tiba mendekati Frischo, warga Kota Bitung, dan mencecarnya dengan pertanyaan apakah ia anggota kepolisian atau tentara.
Frischo menjawab jujur bahwa dirinya bukan aparat keamanan.
Jawaban tersebut tampaknya menyulut emosi CL.
Ia lantas mengajak korban keluar dari area kos, namun ditolak mentah-mentah oleh korban.
Penolakan korban berujung amuk pelaku. Tanpa basa-basi, CL melayangkan pukulan bertubi-tubi ke kepala dan tubuh Frischo.
Tak lama kemudian, pelaku lain berinisial JY (25), ikut menyerang korban. Akibat pengeroyokan tersebut, Frischo mengalami luka memar di bagian wajah dan tubuh.
Tak terima diperlakukan semena-mena, Frischo melapor ke Polres Minahasa dengan nomor laporan LP/B/268/V/2026/SPKT.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Resmob bergerak cepat meringkus CL, seorang pengangguran, dan JY, tukang servis ponsel, tanpa perlawanan.
Kini, kedua pelaku mendekam di sel tahanan Markas Polres Minahasa untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kasus ini menjadi alarm peringatan akan bahaya nyata konsumsi miras.
Alih-alih mempererat persahabatan, miras justru kerap mengikis akal sehat, memicu kecurigaan tanpa dasar, hingga berujung pada tindakan kriminal.
Polres Minahasa mengimbau warga untuk menghindari miras demi menjaga ketertiban umum.
Setiap bentuk kekerasan fisik memiliki konsekuensi hukum yang berat. (*)
- Penulis: Anes Walean

Saat ini belum ada komentar