Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Kini Mencapai 70,17 Persen
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Senin, 8 Jun 2026
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINSEL, POJOKSULUT.COM — Babinsa Kodim 1302/Minahasa, Sertu Novi, mengawal pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Lompad Lama, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Senin (8/6/2026).
Hal ini menjadi penting guna menjamin mutu infrastruktur publik yang aman bagi mobilisasi warga desa.
Hingga saat ini, progres fisik jembatan gantung tersebut telah mencapai 70,17 persen.
Pekerjaan yang melintasi Sungai Ranoyapo ini mencakup panjang 50 meter dan lebar 1,2 meter. Oleh karena itu, kehadiran TNI di lapangan berfungsi memastikan setiap tahapan teknis berjalan sesuai dengan rencana operasional.
Pada hari ini, kegiatan difokuskan pada tiga bagian utama. Pekerja menyelesaikan pembuatan papan mal dan penguatan blok angkur jembatan.
Secara bersamaan, material berupa pasir dan batu kerikil mulai digeser mendekati titik utama konstruksi.
Meskipun demikian, faktor cuaca buruk kerap menjadi tantangan di lapangan.
Hujan deras yang sering turun dalam beberapa hari terakhir sempat memperlambat mobilitas pekerja.
Namun, proses perakitan struktur jembatan tetap berjalan demi mengejar target penyelesaian.
Secara teknis, pembangunan jembatan gantung di atas sungai berarus deras memerlukan ketelitian tinggi.
Kekuatan blok angkur menjadi kunci utama penahan beban seluruh struktur bentangan. Akibatnya, kesalahan kecil pada fase ini dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan di kemudian hari.
Jika infrastruktur ini rampung, akses ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Ranoyapo akan terbuka lebar.
Selanjutnya, distribusi hasil pertanian warga menuju pusat pasar tidak lagi terkendala oleh bentangan sungai. (nes)
- Penulis: Anes Walean

Saat ini belum ada komentar