Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Hadapi Ancaman El Nino, Gubernur Yulius Selvanus Perkuat Pertanian Sulawesi Utara

Hadapi Ancaman El Nino, Gubernur Yulius Selvanus Perkuat Pertanian Sulawesi Utara

  • account_circle Anes Walean
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MANADO, POJOKSULUT.com – Pertanian menjadi tulang punggung perekonomian sekaligus benteng ketahanan pangan daerah.

Menghadapi ancaman kekeringan ekstrem akibat fenomena El Nino, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pembangunan Pertanian dan Apel Siaga Penyuluh Pertanian se-Provinsi Sulut di Aula Mapalus, Kantor Gubernur, Kamis (20/8/2026).

Gubernur Yulius menyampaikan apresiasinya kepada para penyuluh yang sukses mendampingi petani.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Nilai Tukar Petani (NTP) Sulut pada Agustus 2026 menembus angka 129,56, yang berarti pendapatan petani lebih tinggi dibandingkan pengeluarannya.

Selain itu, sektor pertanian tercatat sebagai penyumbang terbesar kedua (0,94) terhadap pertumbuhan ekonomi Sulut yang mencapai 5,42 persen pada Triwulan II 2026 secara year-on-year.

​”Di balik angka-angka tersebut, ada keringat para penyuluh pertanian. Jika petani sejahtera, maka Sulawesi Utara sejahtera,” tegas Yulius di hadapan ribuan peserta apel siaga.

Kendati mencatatkan tren ekonomi yang positif, sektor pertanian Sulawesi Utara saat ini dihadapkan pada krisis multi-sektor.

Fenomena El Nino ekstrem yang melanda sejak akhir Mei hingga Agustus 2026 telah menyebabkan delapan daerah di Sulut mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) berkepanjangan.

​Kondisi siaga kekeringan ini memicu dampak berantai yang masif.

Beberapa di antaranya meliputi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), krisis air bersih, gagal panen massal akibat kurangnya pasokan irigasi, hingga lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Di sektor ekonomi, kelangkaan komoditas lokal turut memicu lonjakan harga barang pokok.

​Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi mengambil langkah antisipatif dengan cepat.

“Mari kita antisipasi wilayah berpotensi kekeringan ini dengan melakukan pemetaan, mengoptimalkan pengelolaan air, mengatur pola tanam, hingga percepatan tanam menggunakan varietas tahan kekeringan,” ujar Gubernur.

​Lebih lanjut, Yulius menekankan bahwa tantangan ke depan menuntut perubahan paradigma.

Pertanian harus bertransformasi menjadi sektor yang modern, produktif, dan membanggakan bagi generasi muda, bukan lagi pekerjaan masa lalu yang identik dengan kemiskinan.

​Guna mewujudkan swasembada pangan yang tangguh, penyuluh dituntut untuk tidak lagi sekadar melakukan penyuluhan konvensional.

Mereka diinstruksikan untuk memegang empat peran strategis, yaitu:

  1. Penggerak Inovasi: Mengenalkan teknologi modern seperti drone semprot dan alat mesin pertanian (alsintan).
  2. Pendamping Hilirisasi: Mengawal kelompok tani dari proses tanam hingga pemasaran (penjualan).
  3. Penjaga Data: Menjadi mata dan telinga pemerintah dengan melaporkan data real-time terkait luas panen, harga, hingga puso sebagai landasan kebijakan.
  4. Pemersatu: Merangkul petani milenial, perempuan tani, dan memperkuat Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) menjadi korporasi petani yang memiliki daya tawar.

​Mengakhiri arahannya, Gubernur Yulius membakar semangat ribuan penyuluh yang hadir sebagai ujung tombak lapangan. Seruan “Pembangunan Pertanian!” dari Gubernur langsung dijawab serentak dengan yel-yel, “Satu Komando, Petarung!”.

​Sebagai informasi, Rakerda dan Apel Siaga ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Sulawesi Utara, para bupati dan wali kota se-Sulawesi Utara, jajaran Sekretariat Daerah Provinsi Sulut, serta ribuan penyuluh pertanian yang siaga menghadapi dampak cuaca ekstrem. (*)

  • Penulis: Anes Walean

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • URC Resmob Polres Minahasa Amankan Remaja Terduga Pelaku Penganiayaan Pakai Sajam di Koya

    URC Resmob Polres Minahasa Amankan Remaja Terduga Pelaku Penganiayaan Pakai Sajam di Koya

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Res Minahasa
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Minahasa, POJOKSULUT.COM – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Polres Minahasa mengamankan seorang remaja berinisial FT (17), warga Kelurahan Koya, Kecamatan Tondano Selatan, yang diduga terlibat kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam). FT diamankan polisi pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 01.10 WITA, setelah Tim URC Resmob menerima informasi masyarakat terkait dugaan penganiayaan yang terjadi di […]

  • Les Bleus Berpesta Gol, Nobar Piala Dunia 2026 Koramil 1302-01/Tondano Pererat Kebersamaan TNI dan Warga

    Les Bleus Berpesta Gol, Nobar Piala Dunia 2026 Koramil 1302-01/Tondano Pererat Kebersamaan TNI dan Warga

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Sudirman Dirman
    • visibility 19
    • 0Komentar

    MINAHASA,POJOKSULUT.COM– Euforia Piala Dunia 2026 terasa begitu hangat di Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Tondano Utara, saat Koramil 1302-01/Tondano menggelar nonton bareng (nobar) laga babak 32 besar antara Timnas Prancis melawan Swedia. Rabu, 01 / 07 / 2026 pukul 05.00–07.00 WITA. Sebanyak 17 peserta yang terdiri dari 7 personel TNI dan 10 warga memadati lokasi nobar […]

  • Kolaborasi Babinsa, Damkar, Dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan.

    Kolaborasi Babinsa, Damkar, Dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan.

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Sudirman Dirman
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Minahasa Selatan,POJOKSULUT.COM– Babinsa Koramil 1302-14/Amurang, Kodim 1302/Minahasa Serka Martin Sarean, bergerak cepat menangani kebakaran lahan alang-alang di belakang Asmil Secaba, Kelurahan Pondang, Kecamatan Amurang Timur. Senin, 03 / 08 / 2026 Pukul 17.00 WITA. Usai menerima laporan warga, personel Koramil bersama masyarakat langsung memadamkan api, dibantu dua unit mobil pemadam kebakaran. Meski terkendala akses menuju […]

  • Liony Mongi Gerakkan Pemuda Desa Lewat Aksi Donor Darah

    Liony Mongi Gerakkan Pemuda Desa Lewat Aksi Donor Darah

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 17
    • 0Komentar

    ​MINAHASA, POJOKSULUT.COM – Direktur Tsunagu Indonesia, Liony Leontin Mongi, menggerakkan puluhan pemuda desa untuk mendonorkan darah di Tonsealama, Senin (1/6/2026). Langkah kemanusiaan ini bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. Sebagai nakhoda lembaga, Liony tidak berjalan sendiri. Ia merangkul Polres Minahasa, GAMKI Sulawesi Utara, PMI, dan Klinik GMIM Lydia. Oleh karena itu, kolaborasi ini menjadi bukti nyata […]

  • Nobar Piala Dunia, Koramil 1302-10/Sonder Pererat Silaturahmi Dengan Warga

    Nobar Piala Dunia, Koramil 1302-10/Sonder Pererat Silaturahmi Dengan Warga

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Sudirman Dirman
    • visibility 19
    • 0Komentar

    MINAHASA,POJOKSULUT.COM- Dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan, Koramil 1302-10/Sonder melaksanakan nonton bareng (Nobar) bersama masyarakat, bertempat di rumah warga Desa Kolongan atas satu, Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa Selatan. Jumat, (26 Juni 2026). Kegiatan yang di mulai pukul 07.00 sampai 09.00 WITA ini menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi serta komunikasi sosial antara prajurit TNI dan masyarakat […]

  • “Kawal Tanpa Henti, Wujudkan Jembatan Perintis Garuda.”

    “Kawal Tanpa Henti, Wujudkan Jembatan Perintis Garuda.”

    • calendar_month 21 jam yang lalu
    • account_circle Sudirman Dirman
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Minahasa,POJOKSULUT.COM— Tidak ada kata henti bagi Babinsa Kodim 1302/Minahasa, Serma Stenly Tindas, dalam mengawal pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kelurahan Tolour, Kecamatan Tondano Timur, Kabupaten Minahasa. Kamis, 20 / 08 / 2026 Pukul 11.30 WITA. Berada di wilayah binaannya, Serma Stenly Tindas terus memantau setiap tahapan pekerjaan pembangunan jembatan yang membentang di atas DAS Tondano. […]

expand_less