12 Kali Beruntun, Pemkab Minahasa Pertahankan Opini WTP dari BPK
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
- visibility 17
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA, POJOKSULUT.COM —
Pemerintah Kabupaten Minahasa kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2025.
Capaian ini menjadi raihan ke-12 kalinya secara berturut-turut bagi Kabupaten Minahasa.
Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) diserahkan oleh Kepala BPK Perwakilan Sulawesi Utara, Bombit Agus Mulyo, kepada Bupati Minahasa, Robby Dondokambey di Kantor BPK Perwakilan Sulut, Manado, Jumat (29/5/2026).
Bupati Robby Dondokambey hadir didampingi Sekretaris Daerah, Lynda D. Watania.
Kolaborasi jajaran eksekutif ini dinilai menjadi kunci utama dalam mengawal pengelolaan anggaran daerah agar tetap akuntabel dan sesuai regulasi.
Selain komitmen Bupati Robby Dondokambey, Wakil Bupati, Vanda Sarundajang dan Sekda, Lynda D Watania, keberhasilan ini juga merupakan buah kerja kolektif yang melibatkan DPRD, kedisiplinan kepala OPD, serta seluruh ASN di lingkungan Pemkab Minahasa.
Hasil audit menjadi indikator objektif bahwa sistem pengendalian internal Pemkab Minahasa berjalan efektif di semua lini, sekaligus mencerminkan konsistensi kepatuhan aturan di setiap instansi.
Pertahanan opini WTP ini sejatinya telah dipersiapkan sejak awal tahun.
Pada Maret lalu, saat memimpin Apel Kerja dan Ibadah Oikumene, Bupati Robby telah menginstruksikan seluruh jajaran ASN bersikap proaktif dan transparan menghadapi audit.
”Momentum ibadah dan apel bukan sekadar formalitas, melainkan ruang untuk merefleksikan kesiapan daerah dalam menghadapi pemeriksaan,” ujar Robby saat itu.
Kesiapan data dan transparansi dokumen dari tiap OPD terbukti menjadi langkah antisipasi yang ampuh dalam menjaga akuntabilitas sekaligus memperlancar kerja tim auditor.
Penyerahan LHP BPK ini turut disaksikan oleh Ketua DPRD Minahasa serta kepala daerah se-Sulawesi Utara.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Minahasa juga didampingi sejumlah pejabat teknis, di antaranya Asisten Administrasi Umum, Inspektur Daerah, Kepala BPKAD, serta Kabag Prokopim.
Capaian ke-12 ini sekaligus menjadi tantangan bagi Pemkab Minahasa untuk terus menjaga tata kelola keuangan yang bersih pada tahun-tahun anggaran berikutnya. (nes)
- Penulis: Anes Walean

Saat ini belum ada komentar