Urusan Murid Baru dan Jalan Sehat Tondano
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
- visibility 19
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA, INTANA.NEWS – Jumat pagi itu, Lapangan Sam Ratulangi di Tondano tampak beda. Lebih ramai. Lebih berenergi.
Ada acara jalan sehat di sana. Segar. Bikin berkeringat.
Yang punya hajat, Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa. Pesertanya? Para aparatur di lingkungan pendidikan Kabupaten Minahasa.
Biar sehat. Biar bugar. Sebab, kata Martina W. Dondokambey-Lengkong, tubuh yang sehat itu modal penting.
Bagaimana mau mengabdi dengan optimal kalau fisik loyo? Martina tahu betul soal itu. Dia adalah Ketua TP-PKK sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Minahasa.
Tapi, acara Jumat pagi itu bukan sekadar urusan cari keringat. Ada agenda yang jauh lebih serius, penandatanganan deklarasi komitmen bersama.
Urusannya penting. Soal penerimaan murid baru. Martina cerewet soal ini.
Dia ingin sistemnya harus transparan. Harus berkeadilan. Proses seleksi masuk sekolah tidak boleh main belakang. Harus tertib. Harus terbuka. Sesuai aturan yang ada.
Kenapa Martina sampai begitu vokal?
”Langkah ini sangat penting agar setiap anak mendapatkan hak yang sama dalam memperoleh layanan pendidikan berkualitas,” tegasnya.
Bagi Martina, deklarasi hari itu bukan sekadar seremoni tanda tangan di atas kertas. Bukan formalitas. Itu adalah bukti nyata. Bukti bahwa pemerintah daerah serius menjaga integritas di jajaran pendidikan.
Maka, pesannya jelas. Ditujukan langsung kepada seluruh panitia penerimaan murid baru, kedepankan kejujuran, disiplin, dan profesionalisme. Jangan main-main.
Namun, di ujung acaranya, Martina memberikan sebuah catatan penting.
Sebuah pengingat yang mendalam.
Bahwa sehebat apa pun sistem di sekolah, keberhasilan pendidikan anak tidak bisa berdiri sendiri.
Fondasi utamanya bukan di kelas.
”Harus dimulai dari lingkungan keluarga yang kuat,” ia menambahkan. (nes)
- Penulis: Anes Walean

Saat ini belum ada komentar