Bakti Teritorial Kodim 1302 Minahasa, Jembatan Garuda Kini Capai 70,5 Persen
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
- visibility 14
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINSEL, POJOKSULUT.COM — Hujan sering turun di Ranoyapo. Cuaca lagi tidak bersahabat di Minahasa Selatan (Minsel). Tapi pekerjaan tidak boleh berhenti.
Hingga Kamis (4/6/2026) jam 10.51 WITA tadi, sebuah capaian penting berhasil dicatat: 70,5 persen.
Itulah angka kemajuan pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Lompad Lama. Sedikit lagi tuntas.
Jembatan ini Panjangnya hanya 50 meter. Lebarnya cuma 1,2 meter. Tapi bagi warga setempat, artinya luar biasa.
Jembatan gantung ini membentang di atas Sungai Ranoyapo. Fungsinya vital: menyambung urat nadi ekonomi dan memperlancar transportasi warga.
Hari-hari ini, para pekerja dan Babinsa Kodim 1302/Minahasa bekerja lebih keras.
Fokus mereka memindahkan material pasir dan kerikil menyeberangi sungai. Ke sisi seberang.
Ini pekerjaan fisik yang melelahkan. Apalagi kalau langit mulai gelap dan gerimis mulai turun.
Mobilitas pengangkutan material praktis terganggu. Alam memang acap kali menjadi tantangan terbesar di lapangan.
Namun, para tentara teritorial itu rupanya punya kalkulasi sendiri. Target harus dikejar.
Komitmen mereka jelas: melakukan pengawasan berkala dan mengawal setiap tahapan agar sisa konstruksi berjalan aman.
Mereka ingin jembatan ini segera tegak berdiri. Agar warga Lompad Lama tak perlu lagi cemas setiap kali harus menyeberangi sungai, dan manfaatnya bisa segera maksimal. (*)
- Penulis: Anes Walean

Saat ini belum ada komentar