Bangun Pasar Tradisional di Desa Talikuran, JWS Jawab Kerinduan Warga Remboken

By 06 Okt 2017, 10:31:15 WIBMinahasa

Bangun Pasar Tradisional di Desa Talikuran, JWS Jawab Kerinduan Warga Remboken

TONDANO,pojoksulut.com--Setelah menanti kurang lebih 20 tahun, akhirnya, warga Desa Talikuran Kecamatan Remboken, memiliki pasar tradisional yang layak. Dimulainya pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan langsung Bupati Minahasa, Jantje Wowiling Sajow (JWS), Kamis 5 Oktober 2017.
 
Kepada pewarta, Kumtua Desa Talikuran Chrisye Ruauw mengaku bersyukur nantinya warganya bisa menikmati pasar yang representatif.

"Dua puluh tahun kami menanti janji-janji manis dari pemimpin daerah sebelumnya, bahwa pasar ini akan segera diperbaiki, namun kenyataan baru dijaman Bupati JWS, dambaan kurang lebih 3000 kk yang ada di Romboken terjawab," ujar Ruauw.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Minahasa Moudy Lontaan menambahkan, pembangunan pasar ini telah melalui perjuangan yang tidak mudah.
 
"Berkali-kali kami membuat proposal, dan berkali-kali pula ditandatangani Bupati JWS, dan baru kali ini bisa terealisasi, luar biasa perjuangan bapak bupati," jelas Lontaan.

Nantinya, lanjut Lontaan, pembangunan pasar ini menggunakan dana tugas pembantuan pemerintah pusat melalui APBN tahun anggaran 2017 sebesar kurang lebih Rp 5,6 miliar, dengan waktu pembangunan 115 hari kerja, dengan masa pemeliharaan 6 bulan.
 
"Selain pasar Romboken, tahun 2019 nanti juga akan dibangun Pasar Tompaso sera revitalisasi Pasar Tondano," tutup Lontaan.

Sementara itu, Bupati JWS dalam sambutannya mengatakan sangat bersyukur dengan direalisasikannya pembangunan pasar ini.
 
"Tidak mudah memperjuangkan kehadiran pasar Romboken, dimana beberapa kali ditolak karena menurut penjelasan Kementrian Perdagangan RI bahwa, Kecamatan Romboken sudah punya pasar di Desa Parepei.

"Dengan segala upaya kita melakukan usaha, dan beruntung ada momen Natal nasional di Tondano, dimana akhirnya dari pihak kementrian menjanjikan jika Natal nasional sukses, maka mereka berkomitmen memberikan hadiah dua buah pasar tradisional di Minahasa, nah pasar Remboken ini salah satu yang diberikan," beber JWS.

Diketahui, sebelum acara peletakan batu pertama, terlebih dahulu dilakukan ibadah yang dipimpin oleh Pendeta Oleyfe Sumolang Rondonuwu.
 
Hadir pula Kabag Humas dan Protokol Moudy Pangerapan, Camat Romboken Joris Tumilantouw, Kepala Bagian Umum John Tendean, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Jacky Walukow, Para Hukum Tua se-Kecamatan Romboken serta sejumlah perwakilan pedagang.(joudi)

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Support

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Informasi Apa Yang Paling Anda Sukai?
  Pemerintahan dan Politik
  Ekonomi
  Pariwisata dan Budaya
  Kesehatan
  Kuliner
  Shopping

Komentar Terakhir

  • Tante Bugil

    Wah baru tahu saya. lama gak baca-baca ...

    View Article
  • Tante Bugil

    sangat menarik dan menginspirasi ...

    View Article
  • Tante Bugil

    Informasi yang menarik. Tapi saya lebih suka melihat foto tante binal bugil. ...

    View Article
  • Speaker Aktif Polytron Bluetooth

    Speaker Aktif Polytron Bluetooth ...

    View Article