Warga Watuliney Belang Di Tangkap, Di Duga Tidak Sesuai Prosedur

By 10 Jul 2017, 23:09:10 WIBMitra

Warga Watuliney Belang Di Tangkap, Di Duga Tidak Sesuai Prosedur

Wartawan pojoksulut.com Mitra Ham Thayeb

BELANG – Desa Watuliney Kecamatan Belang Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), kembali memanas pada Jumat 7/7/17 sekitar jam 22.00 Wita, sekelompok orang tak dikenal masuk kedesa Watuliney untuk membuka palang yang terpasang di kantor desa.

Melihat hal tersebut, beberapoa masyarakat watuliney mencegah kejadian tersebut, namun mendapatkan perlawanan dari orang yang tidak dikenal tersebut, sehingga benturan fisikpun tak dapat dihindari, dalam kejadian tersebut seorang menjadi korban.

Dari kesaksian beberapa warga kepada pojoksulut.com Senin 10/07/17 mengatakan kalau malam kejadian itu, beberapa warga yang bukan warga watuliney keluar dari rumah Hukum Tua Desa Watuliney Max Manampiring dalam keadaan mabuk dan lansung menuju kantor desa dan membuka palang yang selama ini dipasang oleh warga paska ketidakharmonisan sebagian warga watuliney dengan hukum tua max manampiring.

Sabtu 8/7/17 terjadi penangkapan seorang warga yang bernama Melki Tampi, yang dilakukan oleh Tim Patola Polres Minsel.
Seperti yang dituturkan oleh istri korban Sarce Pongayou, bahwa penagkapan tersebut tampa disertai surat penangkapan dan tidak ada pemberitahuan terhadap keluarga.

“ bahkan waktu suami saya saat ditangkap tidak memakai kaus, dan polisi tidak memberitahukan kepada kami perihal alasan penangkapan tersebut, untuk itu kami dari pihak keluarga merasa keberatan dengan tindakan polisi yang sewenang wenang tersebut” tutur Sarce.

Sarce juga menambahkan dalam waktu dekat akan melaporkan kejadian yang menimpa suaminya ini ke Propam Polda Sulut, “ kami keberatan denganh tindakan ini dan dalam waktu dekat ini akan kami melaporkan ke Propam Polda Sulut” tegas Sarce.
“yang kami sesalkan juga kenapa hanya suami saya yang ditahan, sedangkan saat kejadian tersebut sebagian besar warga watuliney berada di tempat kejadian” tanya Sarce lagi.

Paska kejadian tersebut Hukum Tua Max manampiring memperlihatkan surat penangkapan yang dilakukan pihak kepolisian kepada warga dengan mengatakan “ini baru melki yang ditahan, berikut ada yang macam macam dengan saya pasti kejadiannya akan sama seperti melki” terang beberapa masyarakat lagi. (Ham).


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Support

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Informasi Apa Yang Paling Anda Sukai?
  Pemerintahan dan Politik
  Ekonomi
  Pariwisata dan Budaya
  Kesehatan
  Kuliner
  Shopping

Komentar Terakhir

  • capwhova

    Hello. And Bye. ...

    View Article
  • Pabrik Tas

    A really great post! I want to thank you for the important information you've ...

    View Article
  • HelenBip

    Revolutional update of captchas regignizing package "XEvil 4.0": captcha ...

    View Article
  • Sewa Mobil Surabaya

    Terima Kasih Info Bermanfaatnya Pak.. Salam :) ...

    View Article