Mulai Pembangunan Fasilitas Publik, Pemkot Manado Gelontorkan Miliaran Rupiah APBD

By 04 Agu 2017, 06:18:11 WIBManado

Mulai Pembangunan Fasilitas Publik, Pemkot Manado Gelontorkan Miliaran Rupiah APBD

PojokSulut, Manado - Pemerintah Kota Manado (Pemkot) menggenjot pembangunan fisik yang menyentuh kepentingan masyarakat seperti pasar, jalan serta fasilitas publik lainnya.

Pekerjaan pun dimulai, ditandai dengan peletakan batu-batu pertama sejumlah proyek yang dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Manado sebagai instansi teknis, Kamis (03/07) pagi hingga siang.

"Pembangunan ini untuk masyarakat. Ini janji politik saya bersama pak Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE kepada masyarakat Kota Manado saat mencalonkan diri sebagai pemimpin Kota Manado tahun 2015 lalu," ungkap Walikota Manado, DR, Ir, GS, Vicky Lumentut, SH, MSi, DEA saat melakukan peletakkan batu pertama pembangunan gedung PMI Kota Manado, Kamis (03/08).

Walikota GSVL juga berharap semua pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik, tepat waktu dan tepat mutu.

Sehingga, masyarakat dapat menikmati apa yang dijanjikan dirinya dan Wawali Mor saat kampanye lalu.

“Saya berharap pekerjaan-pekerjaan ini dapat selesai dengan baik dan masyarakat dapat menikmati apa yang kami janjikan waktu kampanye lalu. Karena, pembangunan fasilitas publik ini merupakan janji-janji kami yang direalisasikan, supaya masyarakat tahu kami bukan sekedar janji tetapi dapat kami buktikan,” tandas orang nomor satu di Manado itu.

Walikota GSVL juga menyentil pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manado yang sementara dibangun di kawasan ring road, Kelurahan Tingkulu Lingkungan V, Kecamatan Wanea yang disinkronkan dengan pembangunan gedung PMI Cabang Manado yang lokasinya tak jauh dari RSUD.

“Kami ingin mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Kalau nantinya RSUD ini sudah beroperasi dan gedung PMI juga sudah bisa digunakan, maka akan memudahkan masyarakat mendapatkan kebutuhan darah, karena jaraknya yang berdekatan,” ujar Walikota GSVL.

Walikota dua periode itu memberi apresiasi kepada Dinas PUPR Kota Manado yang bekerja ekstra cepat dalam menangani berbagai proyek yang menyentuh kepentingan masyarakat.

“Terima kasih saya kepada Dinas PUPR yang terus bekerja cepat dengan proyek-proyek pembangunan fasilitas publik yang menyentuh kepentingan masyarakat. Tidak hanya gedung PMI, ada pasar Malalayang, jalan Lengkong Wuaya dan jalan-jalan lainnya di Kota Manado serta penataan kawasan TKB,” tandas Walikota GSVL, seraya meminta masyarakat untuk ikut mengawasi.

“Masyarakat silahkan awasi pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan. Semua kan tahu ber-facebook. Kalau ada yang tidak beres dengan pekerjaan yang dilakukan kontraktor, silahkan difoto dan dikirim lewat media sosial. Pasti akan nada tindakan dari pemerintah,” tukas Walikota GSVL.

Dirinya berjanji akan memberikan apresiasi kepada kontraktor yang melaksanakan pekerjaan dengan baik tanpa masalah. Apresiasi itu dalam bentuk pemberian proyek lainnya di lingkup Pemkot Manado.

Namun, sebaliknya jika kontraktor ‘nakal’ tidak akan dilibatkan dalam penanganan pekerjaan di Pemkot Manado.

Terkait jalan Lengkong Wuaya yang berlokasi di Kelurahan Ranomuut, Walikota GSVL meminta dukungan warga bagi pelaksanaan pembangunannya. Dirinya memahami jika jalan yang menuju ke Terminal Liwas tersebut merupakan salah satu poros jalan alternatif jika terjadi kemacetan.

“Saya mengerti dengan kondisi jalan Lengkong Wuaya ini. Karena, secara diam-diam saya sering melewati jalan ini. Kalau hujan seperti kubangan, padahal ini adalah salah satu poros jalan yang dilewati kendaraan jika terjadi perlambatan di jalan utama,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas PUPR Kota Manado DR Peter KB Assa dalam laporannya, menjelaskan proyek yang segera dikerjakan, yakni pembangunan gedung Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Manado di jalan Ring Road, pembangunan dan pengembangan Pasar Malalayang di jalan raya Kayu Bulan Kecamatan Malalayang, hotmix jalan Lengkong Wuaya Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, hotmix jalan Pulau Kalimantan Kelurahan Kleak, Kecamatan Malalayang, program penataan kawasan Taman Kesatuan Bangsa (TKB) pusat Kota Manado termasuk pembuatan kanopi, serta perbaikan jalan dibeberapa tempat di Manado.

“Proyek-proyek yang segera dimulai pekerjaannya ini, diharapkan dapat selesai sampai akhir tahun 2017 ini. Sehingga, untuk memulaikan pekerjaan tersebut, kita awali dengan ibadah serta peletakan batu-batu pertama. Ada proyek pembangunan gedung PMI, pasar, kawasan TKB sampai jalan-jalan di Kota Manado. Ini samua kami dedikasikan untuk kepentingan masyarakat Kota Manado,” jelas Assa.

Acara peletakan batu-batu pertama sejumlah proyek di Kota Manado diawali dengan ibadah yang dipimpin Pdt Henny Palar Langkay STh. Sedangkan, untuk peletakan batu selain dilakukan khadim yang memimpin ibadah dan Walikota GSVL, juga mewakili Kapolresta Manado dan Dandim 1309 Manado, serta Camat dan tokoh masyarakat setempat, termasuk Kepala Dinas PUPR Manado bahkan Wartawan pun ikut meletakkan batu pertama.

Diketahui, pembangunan gedung PMI di jalan raya Ringroad, Kelurahan Tingkulu Lingkungan 5 Kecamatan Wanea yang akan dikerjakan selama 150 hari kalender ini menelan dana APBD 2017 sebesar Rp 2.821.500.000.

Kemudian, pembangunan pengembangan Pasar Malalayang, di jalan raya Kayu Bulan, Kecamatan Malalayang yang akan dikerjakan selama 120 hari kalender ini menghabiskan dana APBD 2017 sebesar Rp9.802.300.000.

Untuk peningkatan jalan hotmix jalan Lengkong Wuaya dengan panjang 2,35 Km dari total jalan 3,5 meter, lebar jalan existing 8-11 meter, menelan anggaran Rp19.574.458.000, diambil dari Dana Alokasi Khusus (DAK) penugasan 2017, dan dikerjakan selama 150 hari kalender. Selanjutnya, peningkatan jalan hotmix jalan Pulau Kalimantan, Kelurahan Kleak, Kecamatan Malalayang dengan anggaran Rp 2.820.620.000.

Pembuatan kanopi di kawasan Taman Kesatuan Bangsa menelan dana APBD Rp 1.469.000.000 dan akan dikerjakan selama 120 hari kalender.

Lalu, program penataan kawasan TKB pusat Kota Manado meliputi pembangunan trotoar dan saluran drainase dengan dana APBD 2017 sebesar Rp 4.942.000.000 selama 120 hari kalender.

Proyek perbaikan beberapa ruas jalan di Kota Manado yang menggunakan dana APBD dan DAU tahun anggaran 2017 sepanjang 1.125 meter dan lebar yang akan dikerjakan 5 meter, dengan total anggaran sebesar Rp 4.626.340.000 yang akan dikerjakan selama 150 hari kalender.

Penulis : Simon Siagian


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Support

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Informasi Apa Yang Paling Anda Sukai?
  Pemerintahan dan Politik
  Ekonomi
  Pariwisata dan Budaya
  Kesehatan
  Kuliner
  Shopping

Komentar Terakhir

  • Guestabivy

    <a href=" https://paydayloansbadcredit.icu/ ">payday loans for bad ...

    View Article
  • Guestabivy

    <a href=" https://speedycash.icu/ ">payday loans</a>, personal loans ...

    View Article
  • Guestabivy

    <a href=" https://247loans.icu/ ">loans online</a> - loans with bad ...

    View Article
  • Guestabivy

    <a href=" https://paydayloansbadcredit.icu/ ">orange county bad credit ...

    View Article