Kini Saatnya Turn Back Hoax, Lawan Berita Bohong

By 08 Jan 2017, 13:48:35 WIB

Kini Saatnya Turn Back Hoax, Lawan Berita Bohong

pojoksulut.com


Hoax orang menyebutnya berita bohong, palsu, nipu, alias berita yang tak pernah tahu kebenarannya. Informasi menyesatkan ini mulai tumbuh subur sering terbukanya keran menyebarkan informasi melalui jejaring media sosial.

Imbas hoak tak hanya dirasa oleh warga biasa. Imbas ini juga dirasa oleh pengelola media profesional. Media berbenah dan bekerja keras lagi untuk mengatasi berita-berita provokasi. Meski masih saja ada wartawan yang terpengaruh dengan mengutip berita hoak yang berseliweran di langit.

Padahal jika mengutip Juliette De Maeyer adalah asisten profesor di Université de Montréal Kanada.Sedangkan Dominique Trudel adalah peneliti lembaga CNRS di Prancis mengatakan

bahwa salah satu prinsip utama jurnalisme, yakni, berita harus berhubungan dengan kenyataan, fakta adalah informasi yang eksis di dunia nyata.
Berita bombastis tentu membuat penasaran pembaca. Tapi kebohongan dibalik itu semua akan membuat pembaca masyarakat menjadi muak. Sebab berita tanpa fakta dan data yang akurat.

Jurnalisme saat ini adalah jurnalisme yang menyuguhkan fakta dan data yang akurat. Pembaca harus disuguhkan kenyataan yang sebenarnya. Pembaca harus dibuat tertarik dengan fakta yang disuguhkan, bukan fakta yang dipaksakan dan dikaburkan.

Kobohongan harus dilawan. Membiarkan kebohongan terjadi sama saja jurnalis telah ikut-ikut berbohong. Media cetak hingga saat ini masih dipercaya sebagai media yang tanpa hoak. Perlawanan terhadap hoak terus dilakukan oleh media cetak. Tentunya dengan memberikan keakuratan lewat verifikasi, cek dan recheck fakta serta konfirmasi.

Beredarnya kabar dan berita hoax atau bohong di dunia maya, nampaknya semakin menjadi-jadi. Kabar hoax sendiri sangat berbahaya, apalagi bagi mereka yang tidak mencermatinya secara jernih.

Layaknya bahaya “laten”, ancaman berita hoak di Indonesia saat ini tidak bisa lagi dianggap remeh. Apalagi menjelang momen-momen penting, seperti hal ajang Pemilihan Kepala Daerah, yang saat ini sedang memasuki masa kampanye. Bukan tidak mungkin karena kabar bohong, pendukung pasangan tertentu bisa bertindak anarkis, lantaran terlanjur percaya dengan berita yang belum tentu benar asal usulnya itu.

Demi menangkal berita tidak bertanggung jawab di dunia maya, beberapa pihak telah mengambil langkah dengan mengembangkan aplikasi anti hoax, seperti yang dibuat oleh Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel). Kini demi melengkapi fiturnya, Mastel menambahkan fitur pelaporan berita bohong di aplikasi anti hoax yang dikembangkannya.


Nantinya, laporan tersebut akan langsung disampaikan Mastel kepada otoritas di Kementerian Kominfo RI dan Forum Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif, sehingga bisa menjadi Basis pelaporan berita hoax dan ditindaklanjuti oleh pemerintah selaku regulator, Fitur laporkan hoax di aplikasi Mastel, mengandalkan partisipasi masyarakat guna melaporkan setiap berita fitnah dan hoax agar tidak tersebar luas.

“Ayo kita dukung gerakan Turn Back Hoax, marilah bersama sama kita berantas berita fitnah dan hoax secara sistematis dan berkesinambungan untuk mewujudkan Masyarakat yang lebih beradab,” (Alfa)(*)

 


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Support

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Informasi Apa Yang Paling Anda Sukai?
  Pemerintahan dan Politik
  Ekonomi
  Pariwisata dan Budaya
  Kesehatan
  Kuliner
  Shopping

Komentar Terakhir

  • GBrozavetrov

    Мы предлагаем тебе стать сетевым предпринимателем ...

    View Article
  • exicacrerty

    online casino bonus <a href="https://onlinecasinodd.com/">online casino ...

    View Article
  • dianada11

    My creative website: http://brett.web.telrock.net ...

    View Article
  • bobbiegv4

    My cool project: http://andy.web.telrock.net ...

    View Article