Banjir Bandang Luluh Lantakkan Solok Selatan

By 15 Sep 2017, 17:15:47 WIBSekitar Kita

Banjir Bandang Luluh Lantakkan Solok Selatan

SOLOK, PojokSulut - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Solok Selatan Provinsi Sumatera Barat pada Kamis (14/09) malam menyebabkan banjir bandang di 4 jorong.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, DR Sutopo Purwo Nugroho, M.Si, APU melalui rilisnya menginformasikan banjir bandang disertai lumpur, kayu dan batu menerjang permukiman dan lahan pertanian warga sekitar pukul 20.30 Wib.

"Sebanyak 138 unit rumah rusak dan 160 KK (571 jiwa) terdampak banjir bandang di Jorong Bancah Anak Lolo, Batang Lolo Atas, Batu Kulambai dan Batang Lolo," beber Sutopo.

Sutopo juga melaporkan beberapa rumah masyarakat dipenuhi air dan lumpur setinggi 75 centimeter. "Tidak ada korban jiwa dari banjir bandang ini. Sebanyak 42 KK mengungsi di rumah saudaranya," tulis Sutopo lagi.

Saat ini BPBD Kabupaten Solok Selatan bersama BPBD Provinsi Sumatera Barat, TNI, Polri, Basarnas, PMI, Tagana, SKPD dan relawan bahu membahu melakukan penanganan darurat, tambahnya.

Evakuasi warga dilakukan saat banjir bandang, katanya.

"Bupati Solok Selatan juga telah menetapkan masa tanggap darurat selama 7 hari, sejak 15-22 September 2017. Posko tanggap darurat dan dapur umum didirikan. Bantuan makanan siap saji telah disalurkan kepada warga sebanyak 534 bungkus. BPBD juga telah menyalurkan selimut kepada korban," beber Sutopo.

Data sementara tercatat di Jorong Bancah Anak Lolo 56 KK (218 jiwa) terdampak, 46 unit rumah rusak (12 rusak berat, 6 rusak sedang, 28 rusak ringan), Jorong Batang Lolo Atas 62 KK (224 jiwa) terdampak, 59 unit rumah rusak (11 rusak berat, 48 rusak ringan), Jorong Batu Kulambai 41 KK (126 jiwa) terdampak, 32 rumah rusak (19 rusak berat, 13 rusak ringan) dan Jorong Batang Lolo 1 KK (3 jiwa) terdampak, dan 1 unit rumah rusak ringan. Kelompok rentan yang terdampak tercatat sebanyak 17 jiwa lansia, 25 balita dan 1 jiwa disabel.

Kondisi terkini, menurut Sutopo banjir bandang sudah surut dan menyisakan lumpur. "Alat berat dibutuhkan untuk membersihkan lumpur, dan membuka akses jalan yang tertutup material, selain itu juga peralatan mesin pemotong kayu," jelas Sutopo.

Selain itu, lanjutnya, kebutuhan mendesak saat ini adalah makanan siap saji, air bersih, pakaian, alat-alat kebersihan, tenaga relawan membantu membersihkan lingkungan dan sanitasi. "Pendataan masih terus dilakukan oleh BPBD Solok Selatan," kuncinya.

Penulis : Simon Siagian


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Support

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Informasi Apa Yang Paling Anda Sukai?
  Pemerintahan dan Politik
  Ekonomi
  Pariwisata dan Budaya
  Kesehatan
  Kuliner
  Shopping

Komentar Terakhir

  • Triannasomhoamb

    free slot play no download <a href="https://realmoneyslots.icu/">free slots ...

    View Article
  • Triannasomhoamb

    mountaineer casino <a href="https://casinoo.ooo/">free online slots</a> ...

    View Article
  • Guestabivy

    <a href=" https://viagrasuperactive.icu/ ">viagra without a doctors ...

    View Article
  • exicacrerty

    zone online casino games <a href="https://slotsonline.ooo/">casinos in ...

    View Article